Media Kami

Ikuti informasi terkini mengenai Mega Insurance dan artikel lainnya

Media Kami

Hindari Penipuan Finansial di WhatsApp, Ini Tips dari OJK

Hindari Penipuan Finansial di WhatsApp, Ini Tips dari OJK

Hati-hati bila Anda menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal atau akun mencurigakan dan berisikan link atau file. Bisa saja itu adalah penipuan yang bertujuan untuk meretas data pribadi dan perbankan Anda. Sudah cukup banyak korban yang terjerat kasus penipuan tersebut dan mengalami kerugian finansial yang banyak.

Untuk menghindari penipuan lewat WhatsApp, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi beberapa cara agar Anda tetap aman:

  1. Jangan Langsung Buka File atau Link

Saat Anda menerima pesan WA berisi sebuah link atau file, jangan langsung dibuka atau di-download. Teliti dulu apakah alamat URL tersebut terlihat tidak umum atau mencurigakan, apalagi bila dikirim oleh orang yang tidak dikenal.

Ketika dikirimkan file atau attachment, sebaiknya juga jangan langsung dibuka khususnya bila file dalam format APK.

  1. Download Aplikasi di Platform Resmi

Jangan mudah percaya bila Anda diminta mengunduh aplikasi tertentu melalui pesan WhatsApp. Biasakan untuk mengunduh aplikasi apa pun dari Google Play Store atau Apple Apps Store. Teliti juga nama aplikasi dan developer-nya. Jangan sampai Anda salah unduh aplikasi.

  1. Cek Keaslian Nomor Pengirim

Ketika Anda menerima pesan WhatsApp dari perusahaan atau lembaga tertentu, kroscek lagi apakah nomor tersebut resmi atau tidak. Jangan langsung terkecoh dengan simbol centang (checklist) hijau, apalagi kalau simbol tersebut hanya tercantum di foto profil.

Akun bisnis WhatsApp resmi memiliki centang hijau diakhir username.

Baca juga: 4 Cara Klaim Asuransi Mobil Hilang

  1. Jangan Beritahu Data Pribadi

Cara terhindar dari penipuan lewat WhatsApp berikutnya adalah tidak memberikan data-data pribadi seperti password, user ID, kode OTP, pin rekening, atau nama ibu kandung kepada siapa pun. Data-data seperti ini sangat mudah digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meretas akun Anda.

  1. Rutin Ganti Password

Pihak bank atau Lembaga jasa keuangan lainnya tidak akan meminta password akun nasabah. Untuk itu, jangan memberikan password Anda kepada siapa pun.

Agar lebih aman, gantilah password Anda secara berkala. Gunakan kombinasi karakter yang unik agar pihak lain tidak mudah menebak. Sebaiknya, hindari membuat password dengan menggunakan nama pribadi atau tanggal lahir.  

  1. Periksa History Rekening Secara Rutin

Tak ada salahnya untuk rutin mengecek riwayat transaksi di rekening Anda. Langkah ini dapat memudahkan Anda untuk melacak transaksi yang dipastikan tidak Anda lakukan atau ketahui. Bila terdapat transaksi yang mencurigakan, jangan ragu lapor kepada pihak bank atau lembaga jasa keuangan lainnya.

Baca juga: Selesaikan Sengketa Keuangan, Ketahui Fungsi LAPS SJK

Selain lebih teliti dalam merespons chat WhatsApp, akun WhatsApp Anda juga harus dipastikan aman.

WhatsApp memberikan tips agar akun Anda tidak mudah diretas. Beberapa cara agar akun WhatsApp tetap aman yaitu:

  • Tidak membagikan 6 digit kode verifikasi kepada siapa pun
  • Bila kehilangan akses akun, daftarkan ulang nomor Anda sehingga orang lain tidak bisa membaca chat WhatsApp anda
  • Selalu update aplikasi WhatsApp dengan versi terbaru untuk fitur keamanan yang lebih baik

Mulai sekarang, harus lebih waspada lagi, ya, dalam menerima pesan WhatsApp. Segera blokir nomor mencurigakan dan laporkan kepada pihak berwajib. Selain itu, berhati-hatilah dalam setiap transaksi keuangan yang Anda lakukan.

Untuk perlindungan transaksi keuangan lebih baik, miliki Fraud Transaction Insurance dari Mega Insurance. Dapatkan perlindungan penggantian risiko kerugian finansial yang muncul akibat kejadian siber selama periode polis.

Selain itu, Anda juga bisa memiliki perluasan manfaat penggantian atas risiko kerugian finansial akibat kartu hilang atau dicuri (premi tambahan berlaku). Premi dari Fraud Transaction Insurance adalah Rp100.000 per bulan.

Ingin tahu lebih lanjut seputar Fraud Transaction Insurance dan asuransi lainnya? Hubungi call center Halo Mia 1500 119, WhatsApp 08111-1500-119, atau email halomia@megainsurance.co.id.

 

Referensi:

https://www.kompas.com/tren/read/2023/01/30/180000465/modus-penipuan-via-whatsapp-marak-ini-saran-dari-ojk?page=all#page1 diakses pada 10 Januari 2024